Langsung ke konten utama

Diantara Artikel SEO Friendly dan HUMAN Friendly Lebih Penting Mana?

Diantara Artikel SEO Friendly dan HUMAN Friendly Lebih Penting Mana?

Sebelumnya, makna artikel yang SEO friendly memang terlampau diutamakan oleh para blogger. Hal tersebut terlampau wajar mengingat artikel yang SEO Friendly dapat meningkatkan traffic suatu blog bersama dengan lumayan baik. Tapi sekarang, terkandung makna baru dalam dunia blogger. Istilah tersebut bernama human friendly yang lumayan banyak diperhatikan oleh para blogger. Sebelum membahas lebih jauh tentang kedua makna ini, mari kami ulas khususnya pernah pengertian secara memahami nya.


Artikel SEO Friendly
Secara lebih mudah, SEO friendly atau Search Engine Optimization Friendly mempunyai pengertian bersahabat bersama dengan optimasi mesin pencari. Jadi, cara ampuh mendapatkan hati para pembaca dengan cerpen artikel yang SEO friendly pastilah disukai oleh mesin pencari supaya dapat ditaruh pada kronologis pertama. Untuk memicu artikel SEO friendly, tersedia lebih dari satu patokan yang biasanya udah dimengerti oleh tiap tiap blogger.

Patokan tersebut terletak padapenempatan jumlah keyword, density, dan penambahan sub heading. Sebenarnya, masih banyak patokan lain untuk memicu sebuah artikel SEO friendly. Tapi memang, patokan ini tidak sama bagi masing masing blogger dan sukar untuk mencari tau patokan mana yang paling tepat.

Artikel HUMAN Friendly
Jika artikel SEO friendly mempunyai arti bersahabat bersama dengan optimasi mesin pencari, artikel human friendly mempunyai arti bersahabat bersama dengan manusia. Jadi singkatnya, artikel jenis ini dapat disukai oleh para pembaca gara-gara isikan yang dimilikinya. Sama seperti artikel SEO friendly, jenis artikel ini juga mempunyai lebih dari satu patokan yang perlu dimengerti oleh para penulis.

Tetapi bedanya, patokan ini lebih mudah dari artikel SEO friendly. Itu karena, seorang penulis cuma perlu memicu artikel bersama dengan isikan menarik, padat,  dan juga informatif bagi para pembaca. Tapi sekarang, jenis artikel ini sering kali diabaikan oleh para penulis gara-gara mereka lebih menentukan untuk memicu artikel yang bersahabat bersama dengan optimasi mesin pencari.

Jadi Lebih Penting SEO Friendly atau HUMAN Friendly ?
Jika dikatakan jenis artikel yang lebih penting di pada keduanya, tentulah dapat menjadi suatu perkara sulit. Setiap penulis pastilah mengidamkan artikelnya bertipe SEO friendly juga HUMAN friendly.Tapi bagi lebih dari satu orang, memang terlampau sukar untuk memadukan kedua jenis ini dalam satu artikel. Jadi jika berada dalam posisi perlu memilih, jenis mana kah yang lebih penting?

Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kami ulas penalaran logis tersebut ini. seperti yang udah dijelaskan sebelumnya, udah dibahas jika artikel SEO friendly mempunyai patokan berwujud jumlah keyword, density, penambahan sub heading, dan masih banyak yang lainnya. Tapi, tersedia satu patokan lain pada optimasi mesin pencari yang jarang dimengerti oleh banyak orang.

Patokan tersebut berwujud seberapa sering sebuah artikel dibaca dan di sharing pada pembaca lain. Sebuah mesin pencari pastilah menempatkan artikel bersama dengan banyak pembaca pada halaman teratas. Memang, artikel SEO friendly dapat berada di halaman atas. Tapi posisi itu tidak dapat bertahan lama jika artikel nya tidak mempunyai mutu yang bagus.

Itu karena, posisinya dapat tergeser oleh artikel bertipe HUMAN friendly yang lama kelamaan dapat ditaruh pada kronologis pertama gara-gara mempunyai mutu bagus dan jumlah pembaca yang banyak. hal ini memang konsisten berlangsung walaupun biasanya orang tidak berpikir hingga kesini dan cuma mengayalkan untuk berada di halaman paling atas untuk pas waktu.

Jadi singkatnya, artikel HUMAN friendly pastilah berwujud SEO friendly gara-gara lama kelamaan dapat ditaruh pada halaman paling atas oleh web mesin pencari. Tetapi, artikel bertipe SEO friendly tidak selamanya mempunyai pembawaan HUMAN friendlyjika penulisnya tidak memicu postingan yang informatif, menarik, dan padat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kebiasaan Yang Bisa Meningkatkan Skill Menulis Anda

5 Kebiasaan Yang Bisa Meningkatkan Skill Menulis Anda Beberapa orang mempunyai kekuatan menulis yang hebat sebab sebetulnya keturunan dari orang tua. Tapi, kita juga dapat memperoleh kekuatan yang sepadan dengan lakukan berbagai cellphoneringtoneggipac upaya. Lingkungan dan tradisi sehari-hari jadi bagian perlu bagi kita yang menghendaki menaikkan kekuatan menulis.  Berikut tradisi yang dapat Anda lakukan untuk menaikkan skill menulis: 1. Membaca Semua penulis handal tentu mempunyai hobi membaca. Melalui hobi ini, mereka memperoleh berbagai masukan, semisal dan pengetahuan baru yang dapat memudahkan mereka di dalam menulis. Membaca buku juga mengajarkan kita berbagai kosa kata baru, cara penulisan yang benar, kronologis cerita yang menarik dan lain sebagainya. Semakin banyak kita membaca maka kekuatan menulis kita dapat terus bertambah. Jadi, perbanyaklah membaca untuk menaikkan skill menulis Anda sampai jadi penulis hebat.   2. Menulis buku diary Mengawali su

Cara Ampuh Mendapatkan Hati Para Pembaca dengan Cerpen

Cara Ampuh Mendapatkan Hati Para Pembaca dengan Cerpen Menulis adalah tidak benar satu hobi yang mendatangkan banyak manfaat. Terdapat beberapa tipe postingan yang bisa kami jadikan sebagai genre menulis kita, seperti cerpen. Cerpen atau cerita pendek merupakan postingan yang berisikan cerita yang punya kandungan alur, tokoh, latar, maupun nilai moral. 5 kebiasaan yang bisa meningkatkan skill menulis anda , cerpen yang bagus sudah pasti bisa mengakibatkan pembaca merasakan apa yang dirasakan oleh tokoh di didalam cerita. Tidak mudah sesungguhnya menulis cerita yang bisa mempunyai pembaca mengalir di dalamnya.  Berikut ini adalah beberapa tips untuk beroleh hati pembaca cerpen: 1. Cari sasaran pembaca yang tepat Sebelum jauh ke tips lain, ada baiknya kami melihat apakah cerita yang kami membuat sudah sesuai dengan sasaran pembaca yang direncanakan. Sebelum mengakibatkan cerita, hendaknya kami menyadari siapa sasaran pembaca cerpen kami nanti, apakah itu anak-anak, rema